Pelatihan Lean Manufacturing dan Otomasi Robot di Industri bagi Dosen 2025

Dipublikasikan pada 14 Jul 2025   •   Administrator

Pelatihan Lean Manufacturing dan Otomasi Robot di Industri bagi Dosen 2025

Politeknik STMI Jakarta Selenggarakan Pelatihan Lean Manufacturing dan Otomasi Robot di Industri bagi Dosen

Jakarta – Dalam rangka meningkatkan kompetensi dosen di bidang manufaktur modern dan mendukung penguatan pendidikan vokasi berbasis industri, Politeknik STMI Jakarta menyelenggarakan Pelatihan Lean Manufacturing dan Otomasi Robot di Industri pada 3–7 Juli 2025. Kegiatan ini dilaksanakan di Pusat Industri Digital Indonesia (PIDI) 4.0 dan Politeknik STMI Jakarta, serta diikuti oleh para dosen dari berbagai program studi.

Pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan dosen terhadap penerapan konsep Lean Manufacturing sebagai salah satu pendekatan utama dalam meningkatkan efisiensi proses produksi, mengurangi pemborosan (waste), serta menciptakan nilai tambah dalam kegiatan manufaktur. Kompetensi tersebut diharapkan dapat diintegrasikan ke dalam proses pembelajaran sehingga semakin selaras dengan kebutuhan industri saat ini.

Selama pelatihan, peserta memperoleh materi mengenai Lean Manufacturing melalui program LeMMI (Lean Manufacturing Management Indonesia). Materi yang diberikan mencakup prinsip-prinsip lean, identifikasi pemborosan dalam proses produksi, continuous improvement, serta berbagai metode untuk meningkatkan produktivitas dan kualitas melalui penerapan budaya kerja yang berorientasi pada efisiensi.

Selain itu, peserta juga memperoleh wawasan mengenai perkembangan otomasi robot di sektor industri sebagai bagian dari implementasi transformasi industri 4.0. Kegiatan ini diperkaya dengan sesi diskusi, studi kasus, serta praktik yang memberikan gambaran mengenai penerapan teknologi otomasi dalam mendukung proses manufaktur yang lebih efektif dan kompetitif.

Melalui penyelenggaraan pelatihan ini, Politeknik STMI Jakarta terus berkomitmen meningkatkan kapasitas sumber daya manusia, khususnya dosen, agar mampu menghadirkan pembelajaran yang relevan dengan perkembangan teknologi dan kebutuhan dunia industri. Diharapkan kompetensi yang diperoleh selama pelatihan dapat diterapkan dalam proses pembelajaran maupun kegiatan tridarma perguruan tinggi sehingga menghasilkan lulusan yang semakin siap menghadapi tantangan industri masa depan.